بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم..............Elang Formello






Derby yang menyakitkan

Benar-benar derby kemarin merupakan puncak dari kekecewaan dari derby sebelum-sebelumnya. Terlihat dari banyaknya ketimpangan saat derby berlangsung.
ll biancoceleste pun harus menyerah 2-0.
Jalannya pertandingan baru 15 menit pertandingan lichtsteiner sudah mendapatkan kartu kuning untuk suatu pelanggaran yang tidak begitu keras, Di menit-menit awal terlihat lazio menggencarkan serangan ke pertahanan Roma. sayangnya hanya menit-menit awal Lazio tampil bringas karena setelah itu roma memegang kendali serangan. Hingga jeda babak pertama tidak ada gol yang tercipta.
Masuk babak kedua di menit awal Lazio berusaha melakukan gebrakan, seperti biasa itu tidak berlangsung lama karena roma kembali mengambil kendali serangan,
Awal malapetaka terjadi ketika Matuzalem terlihat mengganjal Pizzaro di luar kotak pinalti. Free kick untuk Roma yang di eksekusi oleh Totti. ya benar, gol pun tercipta melalui free kick.
Setelah terjadinya gol lazio terlihat berusaha membalas
jalannya pertandingan semakin panas hingga menit2 akhir, terlihat dari banyaknya pelanggaran yang terjadi, dalam partay derby ini terlihat pemain roma begitu provokatif, apalagi di roma terdapat seorang "aktor" yang jago akan provokasi. dan fatalnya pemain lazio pun terpancing akan tindakan provokatif para pemain roma.
Hingga pada menit ke 88 Stefan Radu meluapkan emosinya dengan menanduk Simplicio karena tindakan mengulur-ulur waktu. Kartu merahpun langsung diberikan kepada Radu.
kekesalan para pemain lazio tidak hanya sampai disini selang 2 menit kemudian Lazio kembali dirugikan dengan pinalti yang diberikan wasit setelah biava "menekel" lagi-lagi Simplicio, Padahal tackling terlihat bersih karena bola juga belum dikuasai oleh simplicio.
Alhasil para pemain lazio melakukan protes keras hingga kartu merah harus keluar lagi, kali ini untuk ll capitano Ledesma.
Totti mengambil pinalti yang sukses menjebol gawang Fernando Muslera pada menit ke 90
Alhasil Lazio kesulitan untuk mengubah keadaan. Kekalahan pahit pun harus diterima Lazio.
Banyak ketimpangan dan kecurangan yang terjadi saat derby Berlangsung,
  
Menurut pelatih Edoardo Reja, kekalahan Lazio dalam Derby della Capitale disebabkan provokasi yang dilancarkan kapten AS Roma, Francesco Totti. dan juga serangan laser yang diarahkan ke wajah Fernando Muslera
"Ketika unggul, biasanya tim membuang-buang waktu dan kami tahu Totti pandai melakukannya. Dia berpengalaman dan tahu bagaimana memperlambat tempo pertandingan." cetus reja.
bahkan presiden lazio pun angkat bicara "Menang dengan sebuah tendangan bebas lalu penalti tak berarti Anda tim yang lebih kuat," lanjutnya. ungkap lotitto.
dengan demikian lazio turun satu peringkat ke posisi lima dengan 51 poin karena di partai lain udinese berhasil menaklukan cagliari. sedangkan roma masih menguntit lazio di peringkat enam dengan 49 point.
FORZA LAZIO!!!!
GRANDE BIANCOCELESTE!!!


JELANG DERBY DELLA CAPITALE PART II


Dengan melihat posisi klasemen serie-A sampai dengan giornata 28, dimana SS.Lazio di peringkat 4 klasemen dengan 51 point dr 28 kali bertanding dengan rekor 15 menang,6 seri dan 7 kali menelan kekalahan,
Sedangkan A.S Roma yang merupakan rival abadinya berada 2 tingkat di bawah SS.Lazio dengan 28 kali bertanding 13 kali menang,7 kali seri dan 8 kali menelan kekalahan.
Praktis Lazio berada diatas angin kala harus berjibaku dalam duel paling bergengsi di dunia yang bertajuk "Derby Della Capitale" Apalagi di ajang champions league roma baru menelan kekalahan dari Shakhtar Donetsk. Hal ini memastikan roma tidak dapat Melanjutkan kiprahnya di ajang paling bergengsi di eropa tersebut.
Lazio dapat memanfaatkan keadaan mental para pemain Roma yang pasti down setelah diobrak-abrik tim kuda hitam. Apalagi lazio sedang dalam tren positif setelah kemarin berhasil membungkam tim yang sedang terpuruk Palermo dengan skor 2-0 yang diborong oleh giuseppe sculli dan yang lebih menguntungkan Lazio hanya fokus di ajang liga italia setelah di coppa gugur saat melawan roma.
Di liga romapun baru memetik kemenangan atas lecce di stadio via del mare melalui gol vucinic dan pizzzaro.
Dengan melihat hasil kemarin dipastikan partai besok akan berjalan sengit,yang pastinya jual beli serangan akan terjadi dimana pemirsa akan disuguhi derby sengit yang penuh dengan gengsi. Pasti akan terjadi gol di menit awal, tim mana yang lengah pasti akan dengan mudah kebobolan.
Lazio yang 4 kali pertemuan terakhir selalu kalah dengan roma pastinya takkan mau terus menelan kekalahan. ini akan menjadi beban tersendiri buat para pemain lazio. justru sebaliknya di pihak roma 4 kemenangan beruntun dapat membuat mereka sedikit diatas angin kala menjamu lazio di stadion olimpico.
lazio mungkin akan memainkan pola 4-4-2 karena lebiha balance dalam menyerang dan bertahan,sedangkan roma dengan pelatih barunya montella akan memakai formasi 4-3-1-2.
jikalau Lazio kalah ini adalah kekalahan beruntun kelima kala bertemu roma, dan ini menjadi kekalahan beruntun 5 kali untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Derby della capitale.

prakiraan formasi
Roma : Doni; Philippe Mexes, Nicolas Burdisso, John Arne Riise, Marco Casetti ,Daniele De Rossi, David Pizarro, Mirko Vucinic,F.totti, Simone Perrotta, Marco Boriello.

Lazio :Muslera, Andre Diaz, Giuseppe Biava, Stephan Lichsteiner, Stefan Radu, Francelino Matuzalem, Cristian Ledesma, Mauro Zarate, Sergio Floccari, Libor Kozak.

FORZA LAZIO PER SEMPRE!!!
RIOMA PEZZO DI MERDA!!!