Benar-benar derby kemarin merupakan puncak dari kekecewaan dari derby sebelum-sebelumnya. Terlihat dari banyaknya ketimpangan saat derby berlangsung.
ll biancoceleste pun harus menyerah 2-0.
Jalannya pertandingan baru 15 menit pertandingan lichtsteiner sudah mendapatkan kartu kuning untuk suatu pelanggaran yang tidak begitu keras, Di menit-menit awal terlihat lazio menggencarkan serangan ke pertahanan Roma. sayangnya hanya menit-menit awal Lazio tampil bringas karena setelah itu roma memegang kendali serangan. Hingga jeda babak pertama tidak ada gol yang tercipta.
Masuk babak kedua di menit awal Lazio berusaha melakukan gebrakan, seperti biasa itu tidak berlangsung lama karena roma kembali mengambil kendali serangan,
Awal malapetaka terjadi ketika Matuzalem terlihat mengganjal Pizzaro di luar kotak pinalti. Free kick untuk Roma yang di eksekusi oleh Totti. ya benar, gol pun tercipta melalui free kick.
Setelah terjadinya gol lazio terlihat berusaha membalas
jalannya pertandingan semakin panas hingga menit2 akhir, terlihat dari banyaknya pelanggaran yang terjadi, dalam partay derby ini terlihat pemain roma begitu provokatif, apalagi di roma terdapat seorang "aktor" yang jago akan provokasi. dan fatalnya pemain lazio pun terpancing akan tindakan provokatif para pemain roma.
Hingga pada menit ke 88 Stefan Radu meluapkan emosinya dengan menanduk Simplicio karena tindakan mengulur-ulur waktu. Kartu merahpun langsung diberikan kepada Radu.
kekesalan para pemain lazio tidak hanya sampai disini selang 2 menit kemudian Lazio kembali dirugikan dengan pinalti yang diberikan wasit setelah biava "menekel" lagi-lagi Simplicio, Padahal tackling terlihat bersih karena bola juga belum dikuasai oleh simplicio.
Alhasil para pemain lazio melakukan protes keras hingga kartu merah harus keluar lagi, kali ini untuk ll capitano Ledesma.
Totti mengambil pinalti yang sukses menjebol gawang Fernando Muslera pada menit ke 90
Alhasil Lazio kesulitan untuk mengubah keadaan. Kekalahan pahit pun harus diterima Lazio.
Banyak ketimpangan dan kecurangan yang terjadi saat derby Berlangsung,
Menurut pelatih Edoardo Reja, kekalahan Lazio dalam Derby della Capitale disebabkan provokasi yang dilancarkan kapten AS Roma, Francesco Totti. dan juga serangan laser yang diarahkan ke wajah Fernando Muslera
"Ketika unggul, biasanya tim membuang-buang waktu dan kami tahu Totti pandai melakukannya. Dia berpengalaman dan tahu bagaimana memperlambat tempo pertandingan." cetus reja.
bahkan presiden lazio pun angkat bicara "Menang dengan sebuah tendangan bebas lalu penalti tak berarti Anda tim yang lebih kuat," lanjutnya. ungkap lotitto.
dengan demikian lazio turun satu peringkat ke posisi lima dengan 51 poin karena di partai lain udinese berhasil menaklukan cagliari. sedangkan roma masih menguntit lazio di peringkat enam dengan 49 point.
FORZA LAZIO!!!!
GRANDE BIANCOCELESTE!!!
ll biancoceleste pun harus menyerah 2-0.
Jalannya pertandingan baru 15 menit pertandingan lichtsteiner sudah mendapatkan kartu kuning untuk suatu pelanggaran yang tidak begitu keras, Di menit-menit awal terlihat lazio menggencarkan serangan ke pertahanan Roma. sayangnya hanya menit-menit awal Lazio tampil bringas karena setelah itu roma memegang kendali serangan. Hingga jeda babak pertama tidak ada gol yang tercipta.
Masuk babak kedua di menit awal Lazio berusaha melakukan gebrakan, seperti biasa itu tidak berlangsung lama karena roma kembali mengambil kendali serangan,
Awal malapetaka terjadi ketika Matuzalem terlihat mengganjal Pizzaro di luar kotak pinalti. Free kick untuk Roma yang di eksekusi oleh Totti. ya benar, gol pun tercipta melalui free kick.
Setelah terjadinya gol lazio terlihat berusaha membalas
jalannya pertandingan semakin panas hingga menit2 akhir, terlihat dari banyaknya pelanggaran yang terjadi, dalam partay derby ini terlihat pemain roma begitu provokatif, apalagi di roma terdapat seorang "aktor" yang jago akan provokasi. dan fatalnya pemain lazio pun terpancing akan tindakan provokatif para pemain roma.
Hingga pada menit ke 88 Stefan Radu meluapkan emosinya dengan menanduk Simplicio karena tindakan mengulur-ulur waktu. Kartu merahpun langsung diberikan kepada Radu.
kekesalan para pemain lazio tidak hanya sampai disini selang 2 menit kemudian Lazio kembali dirugikan dengan pinalti yang diberikan wasit setelah biava "menekel" lagi-lagi Simplicio, Padahal tackling terlihat bersih karena bola juga belum dikuasai oleh simplicio.
Alhasil para pemain lazio melakukan protes keras hingga kartu merah harus keluar lagi, kali ini untuk ll capitano Ledesma.
Totti mengambil pinalti yang sukses menjebol gawang Fernando Muslera pada menit ke 90
Alhasil Lazio kesulitan untuk mengubah keadaan. Kekalahan pahit pun harus diterima Lazio.
Banyak ketimpangan dan kecurangan yang terjadi saat derby Berlangsung,
Menurut pelatih Edoardo Reja, kekalahan Lazio dalam Derby della Capitale disebabkan provokasi yang dilancarkan kapten AS Roma, Francesco Totti. dan juga serangan laser yang diarahkan ke wajah Fernando Muslera
"Ketika unggul, biasanya tim membuang-buang waktu dan kami tahu Totti pandai melakukannya. Dia berpengalaman dan tahu bagaimana memperlambat tempo pertandingan." cetus reja.
bahkan presiden lazio pun angkat bicara "Menang dengan sebuah tendangan bebas lalu penalti tak berarti Anda tim yang lebih kuat," lanjutnya. ungkap lotitto.
dengan demikian lazio turun satu peringkat ke posisi lima dengan 51 poin karena di partai lain udinese berhasil menaklukan cagliari. sedangkan roma masih menguntit lazio di peringkat enam dengan 49 point.
FORZA LAZIO!!!!
GRANDE BIANCOCELESTE!!!





