بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم..............Elang Formello






S.S LAZIO VS CALCIO CATANIA 27-10-2011

Lazio gagal memanfaatkan peluang saat bermain di kandang sendiri. Unggul lebih dulu, Lazio akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 melawan Catania di pertandingan Seri A Italia di Stadion Olimpico. tampil monoton sejak menit awal lazio membuka keunggulan melalui sundulan Miroslav Klose pada menit ke 18 meneruskan umpan silang christian brocchi. hingga turun minum, lazio masih unggul 1-0 atas tamunya catania. memasuki babak kedua tempo permainan masih pelan bahkan cenderung monoton. petaka bagi lazio datang di menit 60 ketika marius stankevicius salah mengantisipasi bola silang dari pemain catania, bola yang mengenai kakinya memantul tepat di depan Gonzalo Bergessio tanpa ampun bola di tendang ke gawang Lazio yang di kawal Federico Marchetti. 
Lazio mencoba bangkit dengan memasukkan Hernanes yang belum begitu fit. masuknya Hernanes banyak menciptakan peluang, namun finising touch para penyerang lazio yang kurang tenang, Alhasil Lazio pun harus puas berbagi angka dengan Catania. Dengan Hasil ini Lazio mantap berada di Peringkat 3 Klasemen sementara Liga Italia dibawah Juventus dan udinese
Susunan Pemain

Lazio     :  Marchetti, Konko, Stankevicius, Biava(Diakite 43'), Radu, Brocchi, Ledesma, Lulic, Cisse(Hernanes 67'), Klose, Sculli (Kozak 69')

Catania :  Andujar, Izco, Bellusci, Spolli, Legrotaglie, Marchese(Sciacca 77') Almiron, Lodi,Delvecchio(Lanzavame 63'), Maxi Lopez(Catellani), Bergessio


BOLOGNA F.C VS S.S LAZIO 24-10-2011


Lazio naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Italia setelah menang 2-0 atas Bologna.  Lazio hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen sementara, Udinese, yang mengumpulkan 15 poin. Lazio yang bertindak sebagai tim tamu tampil kurang greget di awal babak pertama. Namun Lazio mampu mencetak keunggulan pertama mereka pada menit ke-23 berkat gol bunuh diri Robert Acquafresca. Mantan pemain Cagliari tersebut salah mengantisipasi datangnya bola yang berasal dari tendangan bebas Hernanes. 
Hingga turun minum lazio tetap unggul 1-0 atas bologna. Di babak kedua, Bologna justru kecolongan gol cepat dari Lazio. Umpan dari Djibril Cisse berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Senad Lulic dengan tendangan kaki kirinya, 2-0 untuk Lazio. Cisse hampir membuat Lazio memperlebar keunggulan mereka pada menit ke-79. Sayang, tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti masih melebar ke sisi kiri gawang Bologna yang dikawal Federico Agliardi. Di sisa waktu yang ada, kedua tim gagal menciptakan peluang tambahan. Hasilnya, kedudukan 2-0 untuk Lazio tetap bertahan hingga peluit panjang tanda laga berakhir dibunyikan.













Susunan pemain
Bologna: Federico Agliardi, Nicolo Cherubin, Daniele Portanova, Archimede Morleo, Andrea Raggi, Gaby Mudingayi, Gaston Ramirez (Henry Gimenez 59), Panagiotis Kone, Federico Casarini (Nico Pulzetti 59), Marco Di Vaio, Robert Acquafresca (Daniele Vantaggiato 80)
Lazio: Federico Marchetti, Andre Dias, Giuseppe Biava, Stefan Radu, Abdoulay Konko, Cristian Ledesma, Hernanes (Lionel Scaloni 64), Francesco Matuzalem (Lorik Cana 72), Senad Lulic (Giuseppe Sculli 87), Djibril Cisse, Miroslav Klose


FC ZURICH VS SS LAZIO 21-10-2011 (EUROPA LEAGUE)


Lazio gagal meraih poin penuh dalam lawatannya ke kadang FC Zurich, di lanjutan penyisihan Grup D Liga Europa, Jumat dini hari WIB. Lazio hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tim tuan rumah. Lazio beberapa hari yang lalu mengalahkan AS Roma 2-1 di Liga Italia, unggul terlebih dahulu berkat gol Giuseppe Sculli di menit ke-23. Gol Sculli itu tercipta berkat umpan silang yang dikirim oleh Hernanes dari sisi kanan pertahanan Zurich. Umpan matang Hernanes itu mampu dimaksimalkan oleh Sculi, sehingga membuat Lazio memimpin 1-0. Namun gol tersebut langsung dibalas satu menit kemudian oleh Zurich, melalui Adrian Nikci. Hasil imbang 1-1 itu kemudian bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, kedua tim kembali saling melakukan serangan. Namun dari serangan yang dilakukan itu, tak satupun yang berbuah gol, sehingga kedudukan 1-1 itu bertahan hingga akhir pertandingan. Dengan hasil ini, Lazio masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara grup D, dengan dua poin. Semantara Zurich juga masih terpuruk di dasar klasemen dengan nilai yang sama, namun kalah selisih gol

Susunan Pemain:
FC Zurich: Andrea Guatelli; Mathieu Beda, Ludovic Magnin, Koch Philippe, Jorge Teixeira; Silvan Aegerter, Dusan Djuric, Xavier Margairaz, Yassine Chikhaoui (Admir Mahmedi 62), Adrian Nikci; Alexandre Alphonse
Lazio: Federico Marchetti; Stefan Andrei Radu, Andre Dias, Mobido Diakite; Francelino Matuzalem, Lorik Cana (Tommaso Rocchi 46), Alvaro Gonzalez (Cristian Ledesma 72), Anderson Hernanes, Senad Lulic; Djibril Cissé (Libor Jozak 79), Giuseppe Sculli


S.S LAZIO VS A.S ROMA 16-10-2011

Lazio berhasil memenangkan laga sengit Derby Della Capitale dengan menundukkan AS Roma 2-1 pada lanjutan Serie A Italia.
Sembilan dari 11 pemain inti Roma yang diturunkan pelatih Luis Enrique belum pernah merasakan atmosfir derby. Tetapi, hal itu tidak membuat Si Serigala menguasai awal pertandingan. Roma langsung memimpin melalui peluang pertama mereka pada menit kelima. Miralem Pjanic melepaskan umpan manis ke arah Pablo Osvaldo. Ketika Federico Marchetti bergerak menutup ruang, bola disodok Osvaldo melewati jangkauannya.
Kendali terus berada di tangan Roma yang bertindak sebagai tim tamu pada pertandingan ini. Dalam sebuah serangan balik, umpan silang Jose Angel ke muka gawang gagal disambut Bojan Krkic. Di tiang jauh, Osvaldo berdiri di posisi yang tepat untuk menuntaskan peluang itu, tetapi bola gagal dikontrol dan diselamatkan Giuseppe Biava. Lazio mengancam melalui tendangan keras Hernanes. Salah satu percobaan gelandang asal Brasil itu sempat gagal dikuasai secara sempurna oleh Maarten Stekelenburg. Beruntung bola muntah kembali dapat dikuasai sang kiper.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-51. Simon Kjaer menghentikan laju Cristian Brocchi yang mengejar bola umpan Hernanes. Tanpa ampun wasit menunjuk titik putih dan mengartumerah Kjaer. Eksekusi penalti berhasil dijalankan dengan baik oleh Hernanes.
Gol tersebut dan keunggulan jumlah pemain mengangkat semangat Lazio. Sebuah sundulan Miroslav Klose pada menit ke-69 menghantam mistar, sementara tendangan voli Djibril Cisse juga mengenai tiang jauh.
Roma membalas sesekali melalui serangan balik, tetapi kerap tanpa dukungan memadai. Salah satunya ketika Angel melakukan penetrasi di sayap kiri dan umpan silangnya ke tengah kotak penalti tidak disambut siapapun.
Tempo pertandingan meningkat jelang berakhirnya waktu normal. Para pemain kedua tim terlibat perang tekel yang melibatkan Fernando Gago, Klose, dan Nicolas Burdisso. Memasuki menit ketiga tambahan waktu, drama derby benar-benar memuncak.
Terlepas dari jebakan off-side, Klose dengan tenang mengendalikan bola umpan Francelino Matuzalem di dalam kotak penalti. Dengan sekali gerakan, Klose menyodok bola menjauhi jangkauan Stekelenburg untuk melahirkan gol kemenangan Lazio.
Segera sesudahnya peluit akhir berbunyi dan skor 2-1 berpihak untuk Si Elang.


Susunan Pemain :

LAZIO :
Federico Marchetti, André Dias, Giuseppe biava, Stefan Radu, Abdoulay Konko, Cristian Ledesma, Hernanes, Cristian Brocchi, Alvaro González, Djibril Cissé, Miroslav Klose

Roma   :
Maarten Stekelenburg, José Ángel, Gabriel Iván Heinze, Simon Kjaer, Aleandro Rosi, Simone Perrotta, Fernando Gago, Daniele De Rossi Miralem Pjanic, Bojan Krkic, Pablo Osvaldo


A.C.F FIORENTINA Vs S.S LAZIO 02-10-2011

Bertandang ke Artemio franchi kandang Fiorentina, Lazio berhasil memetik poin penuh setelah menundukan tuan rumah melalui gol Hernanes dan Miroslav Klose walau sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol yang dibukukan oleh Cerci. Jalannya pertandingan sangat menarik dimana jual beli serangan terlihat sepanjang 90 menit pertandingan.
Fiorentina mampu mencetak gol pada menit ke 8 melalui kaki Alessio Cerci yang memanfaatkan bola liar di kotak pinalti lazio.
Hanya butuh 20 menit buat Lazio untuk membalas gol tuan rumah melalui sepakan kaki Hernanes pada menit ke 28. Hingga turun minum skor tetap berimbang 1-1 buat kedua kesebelasan. memasuki 45 menit paruh kedua,tuan rumah mencoba mengambil alih serangan melalui motor serangan mereka stevan jovetic,namun selalu kandas oleh barisan pertahanan lazio yang di jaga oleh dias dkk. masuknya Sculli, Matuzalem ,dan Lulic membawa perubahan besar pada permainan lazio.
terlihat permainan lazio semakin hidup oleh kinerja matuzalem,ledesma menemukan partner yang tepat. hingga menit ke 83 melalui serangan dr sisi kiri pertahanan fiorentina duel bola udara yang dimenangkan oleh sculli jatuh di depan miroslav Klose dan tanpa ampun Striker jerman berusia 33 tahun menyundul bola ke gawang yang dijaga artur boruc. Hingga peluit panjang dibunyikan Lazio mampu mempertahankan keunggulan. hingga mampu bertengger di peringkat 6 klasemen serie A dengan mengoleksi 8 poin

Susunan Pemain

Fiorentina : Artur Boruc, Cesare Natali, Alessandro Gamberini, Manuel Pasqual, Lorenzo De Silvestri, Juan Manuel Vargas, Valon Behrami, Andrea Lazzari, Riccardo Montolivo, Stevan Jovetic, Alessio Cerci

Lazio      : Federico Marchetti, André Dias, Marius Stankevicius, Stefan Radu, Abdoulay Konko, Cristian Ledesma, Hernanes, Cristian Brocchi, Alvaro González, Djibril Cissé, Miroslav Klose


SPORTING LISBON VS S.S LAZIO 29-09-2011 (EUROPA LEAGUE)

Tampil dengan sepuluh pemain hampir sepanjang babak kedua, Sporting Lisbon sukses menundukkan Lazio 2-1 dalam lanjutan Liga Europa Grup D, Kamis (29/9) malam.
Lazio boleh menyesali kekalahan ini karena mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang. Miroslav Klose tidak mampu membuka keunggulan di awal pertandingan saat terlepas dari jebakan off-side setelah tendangannya melebar.
Tuan rumah Sporting lebih banyak mengandalkan tendangan jarak jauh serta bola-bola mati Stijn Schaars. Dari sebuah skema sederhana, Ricky van Wolfswinkel mencetak gol pembuka pada menit ke-21. Dengan cerdik striker muda Belanda ini menyontek bola umpan Diego Capel dengan tumit kirinya. Federico Marchetti tak berdaya melihat bola bersarang di dalam gawangnya.
Lazio menyamakan kedudukan lima menit sebelum turun minum. Tendangan bebas Hernanes disambar Klose di tiang jauh. Sempat terjadi kebingungan siapa yang mencetak gol karena posisi Klose berdempetan dengan Andre Dias. Setelah menyaksikan tayangan ulang, laman resmi UEFA memberikan gol atas nama Klose
Kedudukan seimbang tak berjalan lama. Emiliano Insua melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang gagal dicegah Marchetti. Insua memperoleh kartu kuning dari wasit karena merayakan gol dengan menendangnya ke arah tribun penonton.
Kartu itu berujung fatal bagi Insua. Eks pemain Liverpool ini menyikut wajah Alvaro Gonzalez, sehingga tak ada pilihan bagi wasit untuk menjatuhkan kartu kuning kedua.
Unggul jumlah pemain, tekanan Lazio menjadi-jadi. Djibril Cisse dan Giuseppe Sculli dimasukkan pelatih Edy Reja untuk meningkatkan agresivitas tim. Lazio memperoleh peluang terbaik menyamakan kedudukan pada menit ke-72.
Umpan dari sayap kanan disambut sundulan Sculli, tapi mampu ditepis kiper Rui Patricio. Bola muntah tepat berada di depan Abdoullay Konko, yang menendang bola menghantam mistar. Hilang sudah peluang Lazio.
Peluang terakhir diperoleh kapten Tommaso Rocchi saat menyambut umpan silang Cisse. Sayangnya, peluang di akhir laga itu, hanya melebar meski tak ada lagi yang bisa dilakukan Rui Patricio. Pada tambahan waktu, Sculli memperoleh kartu kuning karena dianggap melakukan diving di kota penalti lawan


Susunan Pemain : 
SPORTING : Rui Patricio, Polga, Oguchi Onyewu, João Pereira, Emiliano Insúa, Stijn Schaars, Diego Capel, Matías Fernández, Fabián Rinaudo,Wolfswinkel, Carrillo

LAZIO : Marchetti,Senad Lulic,André Dias,Mobido Diakite,Abdoulay Konko,Alvaro Gonzalez,Christian Brocchi,Hernanes,Lorik Cana,Miroslav Klose,Tomasso Rocchi